“ Indonesia Tanah Air Beta Pusaka Abadi Nan Jaya Indonesia Sejak Dulu Kala Tetap Di Puja-Puja Bangsa Di Sana Tempat Lahir Beta Dibuai Dibesarkan Bunda Tempat Berlindung Di Hari Tua Tempat Akhir Menutup Mata Sungguh Indah Tanah Air Beta Tiada Bandingnya Di Dunia Karya Indah Tuhan Maha Kuasa Bagi Bangsa Yang Memujanya Indonesia Ibu Pertiwi Kau Kupuja Kau Kukasihi Tenagaku Bahkan Pun Jiwaku Kepadamu Rela Kuberi “
Sebuah lirik lagu yang terdiri dari kata-kata yang dapat menimbulkan rasa bangga dan memiliki makna yang sangat luar biasa akan Indonesia.
Pada bait pertama menegaskan bahwa Indonesia adalah Tanah Airku. Milik kita bangsa Indonesia dimana Indonesia sejak dulu selalu dipuja-puja oleh bangsanya. Bangsa Indonesia selalu bangga akan Indonesia.
Pada bait kedua menegaskan bahwa Indonesia adalah tempat lahirku. Tempat lahir bangsa Indonesia. Kita akan tetap tinggal di Indonesia sampai akhir hayat kita.
Pada bait ketiga menegaskan bahwa Indonesia sangat indah. Di dunia ini tidak ada yang dapat menandingi keindahan Indonesia. Sebuah karya yang sangat luar biasa dari Tuhan Yang Maha Esa untuk kita bangsa Indonesia.
Pada bait terakhir menegaskan bahwa Kita sebagai bangsa Indonesia rela berkorban demi Indonesia yang kita anggap sebagai Ibu Pertiwi.
Sungguh sebuah lagu yang memiliki makna yang sangat luar biasa. Tetapi, sudah lama sekali saya tidak mendengar lagu “Indonesia Pusaka” karangan Ismail Marzuki. Setelah saya tamat dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar, saya sudah jarang mendengar orang-orang menyanyikan lagu ini. Apa kamu juga merasakan hal ini? Jika bukan pada tanggal 17 Agustus, maka akan sangat jarang sekali bahkan tidak pernah didengar lagu tersebut dinyanyikan oleh kita. Kalaupun ada hanya sedikit sekali orang yang menyanyikan lagu tersebut, bukan hanya lagu Indonesia Pusaka, tetapi lagu-lagu kebangsaan lainnya pun sangat sedikit sekali orang yang menyanyikannya. Lagu yang sangat sering saya dengar adalah lagu yang bertemakan cinta.
Apa yang menyebabkan orang jarang menyanyikan lagu-lagu kebangsaan? Apakah kita sebagai bangsa Indonesia sudah tidak bangga lagi akan Indonesia?
Saya tidak tahu apa jawaban atas pernyataan di atas. Bangga atau tidak, hanya diri kita masing-masing yang tahu. Coba kita renungkan sejenak pertanyaan ini, “Apakah saya bangga akan Indonesia?”
Bagaimana? Sudah merenungkannya, kalau belum ayo renungkan hal ini. “Jika bangga, apa yang membuat saya bangga? Sebaliknya, jika tidak, mengapa saya tidak bangga akan Indonesia?”
Jika saya ditanya oleh seseorang dengan pertanyaan tersebut, maka saya akan menjawab dengan jujur. Saya bangga akan Indonesia dan tidak bangga akan Indonesia. Lho?? Kok gitu jawabannya. Wah, gak konsisten nih... Eitss, tunggu dulu saya punya alasan tersendiri kenapa saya menjawab seperti itu. Kamu boleh menerimanya, boleh juga tidak. Saya bangga Indonesia karena Indonesia adalah tempat lahir saya. Indonesia tempat saya dibesarkan. Indonesia lingkungan tempat saya dibentuk menjadi seseorang, menjadi diri saya. Kalau saya tidak bangga akan Indonesia, berarti sama halnya saya tidak bangga akan diri saya sendiri. Selain itu, saya bangga akan Indonesia karena Indonesia memiliki kebudayaan yang sangat beragam. Indonesia juga dikenal dengan penduduknya yang ramah tamah.
Nah, sekarang apa yang membuat saya tidak bangga akan Indonesia? Saya tidak bangga akan Indonesia karena di Indonesia banyak sekali orang yang melakukan tindakan korupsi. Wah, jadi ada sedikit berbau politik ni. Ya, mau gimana lagi, memang hal itu yang menjadi salah satu penyebab kenapa banyak orang tidak bangga akan Indonesia. Salah satu contoh, hukum dapat dibeli dengan uang. Betul? Mungkin saya tidak perlu memberi contoh lagi mengenai hal tersebut. Kamu pasti tahu makna pernyataan tersebut. Seorang narapidana yang memiliki banyak uang dapat mengubah sel kamarnya di penjara menjadi sebuah sel seperti kamar di sebuah hotel mewah.
Kok bisa begitu? “Sudah tradisi Indonesia”. Aduh, sebuah kalimat yang sangat menyedihkan yang sangat sering diucapkan oleh orang. Betul? Sadarkah kamu kalau banyak orang yang sering menyebutkan kalimat itu. Contoh lagi, ini sebuah cerita singkat; ada sepasang suami istri yang diundang oleh tetangganya ke sebuah pesta pernikahan anaknya. Sebuat saja Pak Adu dan Bu Adu. Bu Adu berkata,”Cepetan pa mandinya! Nanti terlambat lho kita ke pesta pernikahan tetangga kita.” Lalu, sang suami dengan santai menjawab dari dalam kamar mandi,”Tenang ma, nanti juga acaranya ngaret. Orang-orang juga pasti terlambat. Kan, sudah tradisi Indonesia.”
Aduhhh... Kalimat itu lagi. Nah, betul kan pernyataan nya. Itulah yang menyebabkan saya bahkan semua orang tidak bangga akan Indonesia. Cobalah kita sedikit demi sedikit menghilangkan kebiasaan mengucapkan kalimat tersebut. Pada kehidupan sehari-hari banyak sekali hal-hal negatif yang membuat kita sebagai bangsa Indonesia sulit untuk merasa bangga terhadap bangsa Indonesia. Sudah saatnya kita menyadari betapa pentingnya rasa bangga kita terhadap Indonesia. Agar kita bisa membuat Indonesia lebih baik, kita harus dapat merasa bangga terlebih dahulu terhadap Indonesia. Kita harus menghargai perjuangan para pendahulu kita, betapa sulitnya mereka memperjuangkan Indonesia hingga kita dapat hidup damai di Indonesia seperti sekarang ini.
Nah, mari kembali beberapa paragraf di atas, saat saya ditanya,”Apakah saya bangga Indonesia?” Tadi saya menjawab,”Saya bangga akan Indonesia dan tidak bangga akan Indonesia.” Masih ada sambungannya.”Saya bangga akan Indonesia dan tidak bangga akan Indonesia. Tetapi, saya harus bangga akan Indonesia.” Pasti kamu semakin bingung atas jawaban tersebut. “Tetapi, saya harus bangga akan Indonesia.” Ya benar, seberapa banyak sisi negatif yang ada di Indonesia, jika kita lihat dari sisi positifnya. Ternyata Indonesia banyak sekali sisi-sisi positifnya. Sesuatu janganlah kita lihat dari sisi negatifnya. Tapi kita harus lihat positifnya. Dengan itu kita dapat bangga akan Indonesia. Tapi, apa sisi positif dari Indonesia? Nah, banyak diantara kita yang tidak menemukan sisi positif dari Indonesia. Hal ini menyebabkan mereka sulit merasa bangga akan Indonesia. Indonesia memiliki kebudayaan yang beragam. Kemudian Indonesia terkenal memiliki tanah yang subur. Kemudian Indonesia juga kaya akan sumber daya alamnya. Apakah itu semua tidak bisa membuat kita bangga menjadi bangsa Indonesia? Banyak diantara kita yang pandangannya tidak baik akan Indonesia, sehingga kita sulit untuk merasa bangga akan Indonesia. Kita harus mengubah pandangan pada pikiran kita bahwa Indonesia itu baik. Jangan memandang Indonesia buruk karena pemerintahannya. Tapi, kita harus berpandangan luas. Bukan hanya dari segi politik dan ekonomi. Tapi, juga dari segi sosial dan budaya. Janganlah kita menyalahkan pemerintahan Indonesia yang tidak bisa membuat Indonesia maju! Tapi kita sendirilah yang berperan besar terhadap majunya Indonesia. Sebuah negara, maju bukan karena pemerintahannya, tetapi karena bangsa / rakyatnya.
Agar Indonesia maju, diperlukan peran serta kita semua sebagai bangsa Indonesia. Mulailah dari hal-hal kecil. Mulai dengan sering menyanyikan lagu-lagu kebangsaan. Kita harus menimbulkan rasa bangga terlebih dahulu dalam diri kita baru kita bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih maju.
Bagi para pencipta lagu, cobalah membuat lagu-lagu yang bertemakan bangga akan Indonesia. Jangan hanya menciptakan lagu-lagu yang bertemakan cinta. Karena sebuah lagu sangat berperan besar untuk mengubah pandangan kepada orang-orang yang mendengarkannya.
Bagi para pembuat film, cobalah membuat sebuah film layar lebar yang menceritakan sejarah Indonesia. Hal ini saya ilhami dari film The Red Clift yang menceritakan sejarah 3 Kerajaan Cina (Shu, Wei, dan Wu). Sejarah 3 Kerajaan tersebut sangat terkenal di dunia. Nah, kenapa Indonesia tidak ada film mengenai sejarah Indonesia? Apakah sulit membuat film seperti itu? Walaupun sulit, tapi pasti bisa kan? Semua sutradara dan produser harus saling bekerjasama untuk membuat sebuah film yang luar biasa dengan teknologi terkini. Dalam membuat film, janganlah memikirkan keuntungan semata. Tetapi, fokuskan agar film Indonesia dapat dikenal di dunia. Dengan film yang menceritakan sejarah Indonesia, kita yang menontonnya akan lebih memahami perjuangan para pejuang dalam mempertahankan Indonesia dari para penjajah.
Mari, kita sebagai pemuda Indonesia harus bisa mencatat prestasi yang dapat membawa nama Indonesia menjadi harum di dunia internasional. Kita sebagai generasi muda, penerus daripada para pendahulu kita yang telah memperjuangkan Indonesia. Jika tidak ada mereka, maka nama Indonesia tidak akan pernah kita dengar. Kita tidak boleh menyia-nyiakan perjuangan tersebut. Jangan sampai perjuangan tersebut putus di tangan kita.
Marilah kita bersama-sama melanjutkan perjuangan dari para pendahulu kita agar Indonesia dapat maju dan dihormati oleh negara lain!
|